Skip to content

Pdt WTP Simarmata, MA Terpilih sebagai KRP HKBP 2009-2013

7 Agustus 2009

WTPPdt WTP Simarmata, MA terpilih sebagai Ketua Rapat Pendeta HKBP periode 2009-2013. Berdasarkan perhitungan akhir, Pendeta Simarmata mengungguli Pdt. BM Siagian, STh dengan perolehan suara 595 untuk Pendeta Simarmata dan 456 untuk Pendeta Siagian.  Saat ini Pendeta Simarmata merupakan dosen STT HKBP. Sebelumnya, Pendeta Simarmata pernah melayani sebagai sekretaris Jenderal HKBP (1998-2008).

Sebelum terpilih Pendeta Simarmata menegaskan bahwa, KRP HKBP ke depan harus aktif memperhatikan pembinaan, pengembangan wawasan dan hidup keseharian para pendeta. Misalnya, kesehatan, pendidikan anak dan secara khusus kehidupan pendeta di pedesaan. Oleh karena itu, harus secara kreatif tanpa tergantung dengan struktur yang ada di HKBP. KRP HKBP harus mampu melakukan terobosan dengan jaringan yang luas untuk mencari dukungan agar para pendeta yang kesulitan ekonominya dapat tertolong dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk beasiswa anak.

Selain itu KRP juga harus menjadi pembela bagi para pendeta yang ditempatkan secara semena-mena yang tidak sesuai dengan peraturan. KRP harus menjadi tempat mengadu para pendeta supaya mereka mendapat haknya dalam rangka mendapat pelayanan yang sebaik-baiknya di hari-hari mendatang.

“KRP harus memiliki wawasan yang luas dengan kemampuan oikumenis dengan jaringan yang sangat intens dengan badan-badan oikumenis di dunia. Dengan demikian tingkat distrik nantinya dapat berkembang untuk memberi jawaban teologis atas dasar Firman Allah terhadap masalah-masalah politik, ekonomi, pendidikan dan juga masalah globalisasi,” tandas Ketua PGIW Sumut tersebut.

2 Komentar leave one →
  1. R.J. Hutagaol permalink
    14 Agustus 2009 9:03 am

    Saya termasuk pendukungnya dan berharap banyak darinya sesuai apa yang dikatakannya sebelum terpilih. Dan saya akan kecewa jika itu hanya sebatas wacana tanpa perwujudannya. Apalagi KRP itu dipandang sebagai jabatan saja, bukan tugas, yang hanya disandang sebagai “batu loncatan” untuk jabatan yang dianggap lebih strategis di HKBP nanti. Benar, hal utama yang menjadi perhatiannya adalah menyangkut kesejahteraan pendeta dalam cakupan yang holistik. Ini tugas berat yang tidak bisa diemban oleh seorang KRP. Semua harus mendukung termasuk Pimpinan HKBP. KRP harus dilembagakan dan, juga, harus dimasukkan sebagai ‘panurgasi’ (penasihat) dalam rapat mutasi para pendeta. Selain Tumpak Liat Pendeta (TLP) KRP juga harus bekerja sama dengan pengurus Dana Pensiun (DP), pengurus Dana Tetap HKBP, dan Dana Pelayan membantu Pelayan (PMP) karena mutasi, TLP, DP, DT, dan PMP menyangkut kesejahteraan para pendeta secara khusus dan para pelayan HKBP secara umum Nanti akan kita usulkan dalam amandemen AP-HKBP.
    Kepada Pdt. WTP. Simarmata, kami ucapkan : Selamat ! Bekerjalah dengan giat, banyak orang yang bersedia membantu, terutama Tuhan akan menolong !

    • 13 Oktober 2009 9:27 pm

      persaingan yang begitu ketat tetapi terdengar manis,,, tetapi dibelakang dari semua itu hanya nego-nego “kotor” yang terjadi karena banyak isu-isu yang terdengar hanya untuk segelintir kekuasaan yang bermain. team sukses kedua dari kedua orang tersebut berusaha mendekati orang-orang berpengaruh dan berkuasa dan ujung2na “UUD”. isu-isunya itu hanya “permainan” dari eforus-sekjen (sekarang) ini berita yang nyata dan dapat dipertanggungjawabkan ada wacana untuk mempersiapkan calon ephorus tahun 2012. pendeta senior condong memilih ke”Simarmata” dibanding ‘Siagian” karena “karier prestasi yang bagus” (mantan sekjen 2 periode dan netral pada saat gonjang-ganjing hkbp tahun 1992). TAPI SEMOGA PROGRAM-PROGRAM YANG DITELAH DIPROGRAMKAN BERJALAN BUKAN HANYA SEKADAR PROGRAM YANG MENGHABISKAN BIAYA YANG DATANGNYA DARI JEMAAT-JEMAAT HKBP SEANTERO DUNIA. konon karena kedekatannya dengan “Napitupulu” “Simarmata” mendapat “suara yang besar” dibandingkan “SIAGIAN” dari peserta rapat tapi luar biasa rapat2 ini menghabiskan uang-uang saja yang datang dari jemaat hkbp (tutur “nababan-simanjuntak berdomisili di jakarta pusat” konon team sukses menginap dihotel mewah berbintang hanya untuk melobi-lobi calon yang diunggulkan. saya berpendapat semoga aspirasi pendeta-pendeta yang memilih “simarmata” terlaksanakan tapi terdengar berita yang tidak enak yaitu “Mutasi,Mutasi,Mutasi”. terkadang jemaat hkbp bingung khususnya pendeta ressort yang melayani di “jakarta” banyak maunya gajinya gila-gilaan 8-9juta belum yang lain-lainnya seperti mobil dinas, ucapan syukur dll tapi pelayanan tidak maksimal hanya memikirkan “KESENANGAN PARA BOS-BOS PUSAT’ seperti sumbangan kepusat harus rutin dll. cobalah mutasi itu yang berdasarkan dari prestasi dan pengalaman melayani bukan karena lobi-lobi yang dilakukan pendeta terhadap “BOS BOS BOS PUSAT”. saya mendapat informasi dari pegawai dikantor pusat HKBP kalau para pendeta-pendeta yang bisa menarik hati pimpinannya tentulah si Pendeta-pendeta itu aman, sejahtera. apalagi gaya hidup BOS-BOS Pusat hanya mau bertemu dengan pejabat, pengusaha dan orang2 yang berpengaruh dijakarta “mereka” hanya mau tinggal dihotel berbintang dan mendekati pejabat berkantong tebal. konon “Simarmata” memiliki kebiasaan memilih-memilih kalo amplopnya “TEBAL” (info dari orang tertedak simarmata tetapi dilemparkan jauh2 karena kekuasaan yang gak masuk akal apalagi sekjen yang sekarang (RAMLAN Hutahaean) lebih senang dekat orang-orang penting dan berpengaruh dijakarta dan kegemarannya hanya mau menginap dihotel berbintang dan hanya mau dekat dengan orang berkantong tebal (ujar orang terdekat yang tinggal diCempaka putih). apalagi “Napitupulu lebih hebat lagi” (ceritanya panjang sekali ujar orang terdekat yang berdomisili di Cawang).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: